kura kura asli indonesia

59 Arti mimpi kura-kura menurut kepercayaan penduduk asli Amerika. Dalam budaya penduduk asli Amerika, kura-kura dipuja sebagai makhluk ilahi. Sama seperti Ibu Pertiwi yang memikul beban manusia, kura-kura membawa rumahnya di punggungnya. Mereka percaya bahwa penyu dikaitkan dengan kesehatan yang baik, kesuburan, dan umur panjang. MenurutHaikal, seekor kura-kura darat bisa terserang flu jika suhu ruangannya terlalu rendah. Idealnya, suhu ruangan untuk memelihara kura-kura darat berkisar 40 derajat celsius. Jika suhu udara terlalu rendah, maka kura-kura darat bisa stres dan sakit. "Kalau ruangan memang dingin, maka bisa dikasih lampu sorot 40 watt. Sepertidiberitakan sebelumnya Terkait upaya pihak Indonesia dalam mempertahankan populasi kura-kura leher ular di Rote Ndao. Nantinya, BKSDA NTT akan segera memulangkan beberapa ekor kura-kura leher ular dari Singapura untuk dilepasliarkan di Rote Ndao sehingga populasi kura-kura kepala ular bisa ada lagi di daerah itu. Artikel Asli Sci Kurakura adalah hewan reptil yang hidup di air tawar dan air laut. Kura-kura termasuk hewan langka yang perlu dilestarikan. Nama lain dari kura-kura adalah penyu atau bulus. Banyak cara yang harus anda lakukan untuk menyelamatkan habitat kura-kura dari kepunahan. Salah satunya ialah dengan budidaya kura-kura. Kurakura matahari merupakan spesies asli Indonesia yang terdapat di beberapa wilayah di Sumatera dan Kalimantan, serta di Asia Tenggara seperti Myanmar, Thailand bagian selatan, Semenanjung Malaya dan pulau kecil di sekitarnya. Kura-kura berduri ini hidup di sungai berhutan, tetapi menghabiskan banyak waktu di darat mencari makan. Mann Mit Haus Sucht Frau Bayern. Kura-kura Berleher Ular Pulau Rote Foto MI/Mohamad Irfan – Setiap tanggal 23 Mei diperingati sebagai Hari Kura-kura Sedunia sebagai penanda perlindungan satwa liar tersebut. Di Indonesia terdapat beragam jenis kura-kura. Empat belas jenis di antaranya dilindungi pemerintah. Perlindungan terhadap jenis kura-kura tersebut termuat dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi. Kura-kura termasuk dalam kelas Reptilia dan ordo Testudinata. Dalam ordo ini, terdapat enam keluarga kura-kura. Di dalamnya ada 14 jenis kura-kura yang dilindungi di Indonesia. Di Indonesia, nama kura-kura beraneka ragam, yaitu kura-kura, penyu, labi-labi, biuku, beluku, bajuku, dan baning. Keempat belas jenis kura-kura yang dilindungi adalah kura-kura 2 jenis, penyu 6 jenis, labi-labi 2 jenis, biuku 1jenis, beluku 1 jenis, bajuku 1 jenis, dan baning 1 jenis. Berikut keempat belas jenis kura-kura yang dilindungi pemerintah Kura-kura rote Chelodina mccordii Kura-kura papua leher panjang Chelodina novaeguineae. Penyu bromo Caretta carettaPenyu hijau Chelonia mydas Penyu sisik Eretmochelys imbricataPenyu lekang Lepidochelys olivacea Penyu pipih Natator depressus Penyu belimbing Dermochelys coriaceaLabi-labi moncong babi Carettochelys insculpta Labi-labi bintang Chitra chitraBiuku Batagur affinisBeluku Batagur borneoensis Bajuku Orlitia borneensis Baning cokelat Manouria emys Ke-14 jenis kura-kura tersebut dilindungi karena harganya yang menggiurkan untuk diperdagangkan. Sejak Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor berlaku 11 Juli 2018, penegakan hukum atas peraturan tersebut dilaksanakan polisi. Sayangnya pemburuan liar dan perdagangan ilegal kura-kura yang dilindungi masih saja terjadi di Indonesia. Baca juga Kepulauan Penyu Nusantara HomeRESIni Dia Jenis-jenis Kura-kura Darat Asli IndonesiaRESSeptember 13, 2019 0808Kenyataannya tidak semua kura-kura dapat berenang di air. Ada kura-kura yang hanya bisa hidup di daratan saja. Kelompok kura-kura ini dinamakan kura-kura darat tortoise. Seperti namanya, kura-kura darat merupakan kura-kura yang hanya dapat bertahan hidup di daratan. Kura-kura ini sama sekali tidak mampu berenang di air sehingga dia tidak bisa tinggal di dalam perairan. Jika Anda memaksanya, kura-kura ini akan tenggelam di penghobi kura-kura menganggap kura-kura darat memiliki nilai yang lebih spesial daripada kura-kura air atau kura-kura semi-aquatic. Kura-kura ini begitu istimewa dengan sisi keunikan yang dimilikinya. Kura-kura darat ini mampu tumbuh hingga mempunyai postur yang sangat besar. Bahkan panjang tubuh kura-kura gallapagos, kura-kura aldabra, dan kura-kura sulcata bisa mencapai lebih dari 1,5 meter. Luar biasa sekali, bukan?Maka jangan heran kalau harga kura-kura darat ini lumayan mahal. Apalagi kalau kura-kura tersebut berasal dari luar negeri, kami jamin harganya pasti akan sangat mahal. Sayangnya merawat kura-kura darat memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Kita harus menyiapkan kandang yang benar-benar bisa membuatnya merasa nyaman seperti tinggal di habitat aslinya. Kalau mau lebih mudah, peliharalah kura-kura darat yang asli ini macam-macam kura-kura darat yang merupakan kura-kura asli Indonesia Kura-kura EmysKura-kura emys dikenal pula dengan nama kura-kura kaki gajah. Sebutan disebut karena kura-kura emys mempunyai kaki yang besar dan kokoh menyerupai kaki gajah. Kura-kura emys merupakan kura-kura darat yang hidup di Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan. Kura-kura ini biasanya tinggal di dalam hutan hujan tropis. Makanannya berupa dedaunan, bunga-bunga liar, buah-buahan, serta serangga kecil. Kura-kura ini termasuk mudah dipelihara. Anda bahkan bisa melepaskannya di pekarangan layaknya sedang memelihara ForsteniPulau Sulawesi juga memiliki kura-kura darat yang endemik. Namanya yaitu kura-kura forsteni. Kura-kura forsteni mempunyai tempurung berwarna kuning keemasan dengan warna cokelat gelap di tengah-tengahnya. Di habitat alaminya, kura-kura forsteni tinggal di dalam hutan serta mengonsumsi tumbuh-tumbuhan dan serangga. Jika dipelihara dengan baik, kura-kura ini bisa tumbuh hingga 50 cm lebih. Anda bisa mengikuti kiat-kiat dari kami untuk merawat kura-kura forsteni ini. Jagalah kebersihan tempurung forsteni dengan rutin ElongataSebenarnya kura-kura elongata tidak sepenuhnya berasal dari Indonesia, melainkan dari kawasan Asia Tenggara. Termasuk salah satunya kura-kura hidup di Pulau Sulawesi, Indonesia. Bahkan konon kabarnya kura-kura elongata juga dapat ditemukan di India. Sekilas kura-kura elongata nampak mirip seperti kura-kura forsteni. Bedanya terletak pada warna tempurungnya yang agak kusam serta mempunyai bercak-bercak berwarna hitam. Saat ini populasi kura-kura elongata termasuk sedikit dan hampir mengalami MatahariKura-kura matahari dikenal juga dengan sebutan kura-kura duri. Sebutan ini diperoleh dari bentuk tempurungnya yang bergerigi dengan banyak duri yang tajam pada perisai atasnya. Faktanya sampai saat ini masih ada perbedaan pendapat di kalangan penghobi mengenai pengelompokan kura-kura matahari apakah termasuk kura-kura darat atau kura-kura semi-aquatic. Namun kami sendiri menganggap kura-kura matahari tergolong sebagai kura-kura darat karena tidak memiliki selaput renang di antara jari-jari kakinya. › Indonesia kaya jenis kura-kura, termasuk 14 jenis kura-kura yang dilindungi pemerintah. Nama kura-kura di Indonesia beraneka ragam, di antaranya penyu, labi-labi, biuku, beluku, bajuku, dan baning. OlehALBERTUS SUBUR TJAHJONO 3 menit baca Setiap tanggal 23 Mei, para aktivis pencinta kura-kura memperingati Hari Kura-kura Sedunia sebagai penanda perlindungan satwa liar tersebut. Di tengah banyaknya kura-kura impor, Indonesia sebetulnya kaya kura-kura, termasuk 14 jenis kura-kura yang dilindungi Images/Mark Kolbe Kura-kura galapagos di Kebun Binatang Dubbo, Australia, 20 April melindungi ke-14 jenis kura-kura tersebut dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi. Dalam klasifikasi dunia satwa, kura-kura termasuk dalam kelas Reptilia dan ordo Testudinata. Dalam ordo ini, terdapat enam keluarga kura-kura yang di dalamnya ada 14 jenis kura-kura yang dilindungi di kura-kura di Indonesia beraneka ragam, antara lain, kura-kura, penyu, labi-labi, biuku, beluku, bajuku, dan yang dilindungi ada dua jenis yang termasuk dalam keluarga Chelidae. Kedua jenis itu adalah kura-kura rote Chelodina mccordii dan kura-kura papua leher panjang Chelodina novaeguineae. Dari namanya, kedua jenis kura-kura ini memang berasal dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, dan Kura-kura leher ular Pulau Rote milik Ny Sarche Pellokila yang dipelihara di rumahnya di Desa Lidabesi, Kecamatan Rote Tengah, Nusa Tenggara Timur, 22 Mei yang dilindungi ada enam jenis. Dalam Cheloniidae terdapat lima jenis, yaitu penyu bromo Caretta caretta, penyu hijau Chelonia mydas, penyu sisik Eretmochelys imbricata, penyu lekang Lepidochelys olivacea, dan penyu pipih Natator depressus. Penyu lainnya dalam dalam keluarga Dermochelyidae adalah penyu belimbing Dermochelys coriacea.Ada dua jenis labi-labi yang dilindungi. Dalam keluarga Carettochelyidae terdapat satu jenis, yaitu labi-labi moncong babi Carettochelys insculpta. Dalam keluarga Trionychidae terdapat labi-labi bintang Chitra chitra.Dalam keluarga Geoemydidae terdapat tiga jenis yang dilindungi, yaitu biuku Batagur affinis, beluku Batagur borneoensis, dan bajuku Orlitia borneensis. Dalam keluarga Testudinidae terdapat baning coklat Manouria emys. Nama spesies borneensis menunjukkan beluku dan bajuku berasal dari jenis kura-kura ini dilindungi karena harganya yang menggiurkan untuk diperdagangkan, seperti dilaporkan sejumlah wartawan harian SASTRA Tukik penyu lekang baru menetas di tempat konservasi penyu Jambak Sea Turtle Camp, Pantai Pasir Jambak, Padang, Sumatera Barat, siap dilepaskan ke laut, Jumat 31/5/2019.Sejak Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor berlaku 11 Juli 2018, penegakan hukum atas peraturan tersebut dilaksanakan harian Kompas, Wisnu Aji Dewabrata, dalam harian Kompas edisi 27 September 2018, melaporkan, polisi membongkar perdagangan labi-labi moncong babi yang dijual secara daring melalui media sosial dengan harga Rp hingga Rp 1 juta per ekor tergantung ukuran. Dari kasus ini, polisi menangkap tersangka ES di Tangerang, Banten karena menjual 128 labi-labi itu.”Kami memburu teman ES yang mendatangkan labi-labi moncong babi dari Papua. Mereka punya komplotan yang mendatangkan kura-kura dari Papua dengan pesawat,” kata Kepala Subdit Sumber Daya Lingkungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Ganis Setyaningrum, Rabu 26/9/2018, di Jakarta. Labi-labi moncong babi itu akan diselundupkan ke Hong Kong dan tahun kemudian, wartawan harian Kompas di Yogyakarta, Nino Citra Anugrahanto, dalam edisi 16 Februari 2021 kembali melaporkan perdagangan labi-labi moncong babi di juga Satwa Dilindungi Masih Leluasa Diperjualbelikan secara DaringCerita labi-labi moncong babi ini hanya satu contoh kisah bagaimana sebagian masyarakat tidak menghargai kekayaan fauna asli jual-beli ini diketahui beredar di Facebook. Labi-labi moncong babi dijual Rp per ekor. RYS, salah satu pedagang, menyampaikan, kenalannya menawarkan menjual labi-labi moncong babi. ”Saya lihat labi-labi moncong babi, kok, lucu. Saya beli dan dijual lagi lewat media sosial. Saya tidak tahu statusnya kalau satwa ini dilindungi,” kata ditangkap petugas dari Direktorat Kepolisian Perairan di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. Labi-labi moncong babi dikirim ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam BKSDA CITRA ANUGRAHANTO Labi-labi moncong babi yang menjadi barang bukti dalam kasus perdagangan satwa dilindungi dalam pengungkapan kasus, di Direktorat Kepolisian Air Polda DIY, Kabupaten Bantul, DIY, Selasa 16/2/2021.Cerita labi-labi moncong babi ini hanya satu contoh kisah bagaimana sebagian masyarakat tidak menghargai kekayaan fauna asli Nusantara. Cerita lainnya pada jenis kura-kura lain juga tak kalah mengenaskan, termasuk kisah lagi yang akan menghargai kekayaan satwa liar asli negeri kita selain kita sendiri? Oleh karena itu, setiap 23 Mei masyarakat diingatkan untuk peduli akan kura-kura di sekitar kita. Nakama Aquatics – Di Indonesia ini kita boleh patut berbangga atas kekayaan yang kita miliki di tanah air. Sebab banyak sekali kekayaan alam yang dimiliki oleh Indonesia, khususnya hewan seperti kura-kura. Kura-kura ini begitu nyaman tinggal di Indonesia, mengapa? Lihat saja, alam sangat mendukung keberadaan kura-kura ini. Mulai dari sungai, danau, rawa-rawa, hutan, hingga bakau. Dengan keadaan yang sangat mendukung seperti ini, bisa dibilang ini adalah habitat surga bagi mereka. Aspek makanan, kelembaban, kesejukan, dan faktor-faktor lainnya sangat disukai kura-kura. Kura-kura yang berasal dari Indonesia jumlahnya sangat banyak, tetapi dari jumlahnya yang sangat banyak itu Nakama Aquatics merangkum menjadi 7 kura-kura. Apa saja itu? Kamu penasaran? Yuk simak berikut!! 1. Kura-kura Ambon Sumber gambar [at]bang_wor Instagram Pada ururtan pertama ada yang namanya kura-kura Ambon. Siapa yang tidak mengenal kura-kura Ambon? Kura-kura ini begitu banyak dijual di pasaran. Hampir seluruh lapisan masyarakat sebenarnya dapat membeli kura-kura ini karena harganya terjangkau. Kura-kura Ambon ternyata punya nama lain, yaitu kura-kura sawah dan kura-kura batok. Tidak hanya itu, kura-kura ini juga punya nama ilmiah yaitu Cuora amboinensis. Kura-kura yang kerapasnya mampu mencapai panjang 25 cm ini menyebar mulai dari Pulau Jawa, Pulau Sulawesi, hingga Pulau Sumatera. Oh iya, perlu diketahui bahwa kura-kura Ambon termasuk kura-kura semi-akuatik, dimana reptil ini terkadang di dalam air tetapi juga bisa berada di permukaan untuk berjemur. 2. Kura-kura Forsteni Sumber gambar [at] Instagram Lalu pada ururtan kedua ada yang namanya kura-kura Forsteni. Memang tidak semua hobiis punya kura-kura ini karena harganya yang cukup menggiurkan. Maksudnya menggiurkan adalah bisa merogoh kocek yang lumayan dalam. Kura-kura yang memiliki nama latin Indotestudo forstenii ini memiliki markas di Pulau Sulawesi. Apakah hanya ada di Pulau Sulawesi saja? Ya, habitat yang sebenarnya dari kura-kura ini hanya berada di Pulau Sulawesi saja. Kura-kura Forsteni mampu tumbuh mencapai panjang 18 hingga 25 cm. Wow besar juga ya? Tidak hanya besar kerapasnya saja, namun kura-kura ini termasuk kura-kura yang memiliki daya tahan tubuh yang sangat kuat serta cenderung menyukai tempat yang lembab. 3. Kura-kura Hutan Sulawesi Yuwonoi Sumber gambar Nah yang berikutnya yang ketiga adalah kura-kura Hutan Sulawesi atau biasa disebut kura-kura Yuwonoi. Hewan bertempurung ini punya nama latin Leucocephalon yuwonoi. Merasa ada yang unik dari sosok kura-kura Yuwonoi? Yap, paruh bagian atasnya benar-benar menusuk ke bawah sehingga mirip seekor burung. Dan bentuk mulutnya yang meruncing mirip dengan paruh burung Betet menjadikannya daya tarik tersendiri. Lucu bukan? Anda tertarik? Bicara soal penyebaran wilayah, kura-kura Yuwonoi punya markas yang cukup eksklusif. Memangnya di mana? Kura-kura ini merupakan hewan endemik pulau Sulawesi, Indonesia dan tidak ditemukan di tempat lain. Dengan kata lain, di dunia ini kura-kura Yuwonoi hanya dapat ditemukan di pulau Sulawesi. Wow keren kan? Sebagai bangsa Indonesia kita patut berbangga karena punya hewan yang lucu ini. 4. Kura-kura Moncong Babi Monbi Sumber gambar Selanjutnya pada ururtan keempat ada yang namanya Kura-kura Moncong Babi. Beberapa orang banyak yang menyebutkan labi-labi Moncong Babi, yang mana sebenarnya tidak terlalu masalah sih. Poin pentingnya adalah mereka sama-sama merujuk pada Carettochelys insculpta. Karena memang dilihat dari strukturnya juga kura-kura ini sedikit mirip dengan ciri-ciri dari labi-labi. Ini adalah jenis kura-kura yang paling banyak diminati meskipun harganya cukup membuat kita berpikir dua kali sebelum membelinya. Walaupun harganya bisa dikatakan cukup mahal, namun banyak orang ngotot ingin membeli kura-kura Moncong Babi karena ciri khasnya yang unik dan lucu. Kura-kura Moncong Babi punya ciri khas seperti kaki yang menyerupai dayung seekor penyu. Kemudian hidung yang mirip sekali dengan hidung babi. Kura-kura Moncong Babi berasal dari mana sih? Reptil yang akrab disebut Monbi’ ini menyebar cukup luas. Berdasarkan data yang dikutip dari beberapa sumber, kura kura ini punya markas mulai dari sungai di daerah selatan Papua hingga di beberapa tempat di Queensland utara merambat hingga Australia. 5. Kura-kura Matahari Sumber gambar Pada ururtan kelima ada yang namanya kura-kura Matahari. Nah ini mungkin yang agak mainstream atau biasa kita temui di beberapa toko terdekat. Kura-kura Matahari juga biasanya disebut sebagai kura-kura duri, karena bagian tepi pada tempurungnya yang berbentuk duri-duri tajam. Oh iya kura-kura ini punya nama ilmiah Heosemys spinosa. Kura-kura Matahari memiliki penyebaran wilayah Kalimantan dan Sumatera serta pulau-pulau lain di sekitarnya seperti Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kepulauan Natuna, dan beberapa pulau di Nias. Ukuran yang dapat dicapai kura-kura Matahari juga lumayan besar, berkisar antara 18-22 cm dengan berat kisaran 1-2 kg. Habitat dari kura-kura Matahari adalah sungai-sungai kecil yang dangkal yang terdapat di hutan hujan tropis, tepatnya di dataran rendah dengan ketinggian hingga 900 meter dpl. Sebagai informasi tambahan, kura-kura ini termasuk kura-kura semi-akuatik. 6. Kura-kura Tuntong Laut Sumber gambar Selanjutnya pada urutan keenam ada yang namanya kura-kura Tuntong Laut. Tuntong laut? Apa itu? Mungkin beberapa dari kita ada yang masih asing atau bahkan memang tidak tahu sama sekali tentang kura-kura ini. Kura-kura yang punya nama ilmiah Batagur borneoensis adalah kura-kura yang lebih banyak hidup di air payau. Biasanya sering ditemukan di hutan-hutan bakau. Habitatnya adalah hutan bakau, anak sungai, dan beberapa tempat lain yang masih dipengaruhi oleh pasang surutnya air laut. Kura-kura Tuntung Laut termasuk kura-kura yang sangat besar, ukuran kerapasnya bisa mencapai panjang 60 cm. Kemudian yang menjadi ciri khas kura-kura Tuntung Laut adalah pada kepalanya terdapat warna putih dan garis merah. Ternyata nih kura-kura Tuntung Laut punya banyak nama lain seperti Beluku sebutan orang Sumatera, Tuntong Semangka, Tuntung, Tum-Tum sebutan orang Kalimantan Timur, dan kura-kura Jidat Merah sebutan orang Kalimantan Barat. 7. Kura-kura Leher Ular Pulau Rote Sumber gambar Yang terakhir pada ururtan ketujuh ada yang namanya kura-kura Leher Ular. Kura-kura ini mempunyai nama ilmiah Chelidona mccordi. Kura-kura ini juga cukup terkenal walaupun tidak banyak yang ingin memelihara karena kura-kura ini merupakan kura-kura yang cukup berbahaya. Kalau ditanya kura-kura ini berasal dari mana? Sesuai namanya, kura-kura Leher Ular Pulau Rote berasal dari Pulau Rote. Hewan ini memang endemik dari Pulau Rote. Tidak seperti kura-kura lainnya, kura-kura ini memiliki leher yang sangat panjang menyerupai ular. Dan juga kura-kura ini tidak mampu menarik masuk kepalanya hingga ke dalam tempurung karena lehernya yang panjang. Nah itulah 7 jenis kura-kura yang ada di Indonesia. Sebenarnya masih banyak lagi, tapi Nakama Aquatics hanya mengambil yang populer dan yang unik saja. Semoga bermanfaat!! - Diego, si kura-kura penyelamat spesiesnya, akan segera kembali ke habitatnya setelah hampir 80 tahun berada di penangkaran. Sebagai bagian dari program konservasi, Diego berperan dalam menghasilkan ratusan kura-kura kecil-membantu meningkatkan populasinya dari segelintir menjadi sekitar individu selama beberapa dekade terakhir. Diego merupakan hewan asli Pulau Española dan dikenal sebagai kura-kura raksasa Española Chelonoidis hoodensis. Hampir delapan dekade lalu, ia diambil dari habitatnya oleh sekelompok ekspedisi ilmiah dan dibawa ke Kebun Binatang San Diego di California. Namun, pada 1960-an, sebuah program pelestarian dibentuk dalam rangka menyelamatkan spesies kura-kura raksasa yang semakin berkurang. Hanya ada 12 betina dan dua ekor jantan yang hidup di Pulau Española pada 1970. Mereka terlalu tersebar di pulau sehingga sulit untuk berkembang biak satu sama lain. Baca Juga Kabar Baik, 10 Spesies Burung Penyanyi Terbaru Ditemukan di Indonesia Diego kemudian dibawa ke Pulau Santa Cruz di Galapagos untuk mengikuti program tersebut, dengan 14 kura-kura Española lainnya. Bersama-sama, mereka memproduksi ratusan bayi kura-kura yang kemudian dikembalikan ke tempat asli mereka. Kini, di Española terdapat kura-kura raksasa dan Diego memainkan peran besar dalam repopulasi tersebut. "Sekitar kura-kura telah dikembalikan ke Española. Sekarang dengan reproduksi alami, diperkirakan kita memiliki sekitar kura-kura," kata Jorge Carrion, direktur Galapagos National Parks. "Ini menunjukkan bahwa mereka mampu berkembang dan bereproduksi," imbuhnya. Seperti halnya banyak hewan di seluruh dunia, penurunan populasi kura-kura Española dan kerabatnya di pulau Galapagos, disebabkan oleh manusia. Dahulu kala, pemburu paus, pelaut, dan bajak laut membunuh sekitar 100 ribu hewan yang dianggap “enak”-menjadikannya sebagai sumber makanan karena mereka dapat dimuat ke kapal dan bertahan hidup dalam waktu yang lama tanpa makanan atau air. Baca Juga Suhu Ekstrem di Australia, Puluhan Ribu Kelelawar Mati Kepanasan Kepulauan Galapagos membutuhkan kura-kura raksasa karena mereka berperan dalam mengendalikan dan menyebarkan tanaman di pulau. Ketika mereka memakan tanaman, menginjak-injak, dan menyebarkan benih, kura-kura raksasa dikenal sebagai spesies kunci karena mereka memiliki efek besar pada lingkungan sekitar mereka dibandingkan dengan hewan lainnya. Di usianya yang ke-100, Diego akhirnya akan kembali ke rumahnya pada Maret mendatang, delapan dekade setelah ia dipisahkan dari sana. Diego akan menjalani sisa-sisa harinya dengan kerabatnya-mengunyah tanaman dengan lezat di sana. "Diego memberi kontribusi besar pada garis keturunan yang kami kembalikan ke Española. Ada perasaan bahagia bisa mengembalikan kura-kura itu ke kehidupan normalnya," pungkas Carrion.

kura kura asli indonesia